Petualangan 10 bagian untuk para Juara 2BC, mendorong mereka untuk mendengar dari Tuhan, mengetahui mengapa mereka istimewa dan membagikan kasih Tuhan kepada teman dan keluarga mereka.
Samuel melayani di hadapan Tuhan di bawah pimpinan Eli. Pada masa itu, firman Tuhan masih jarang terjadi, dan tidak banyak penglihatan. Pada suatu malam, Eli, yang matanya sudah mulai lemah sehingga hampir tidak dapat melihat, sedang berbaring di tempat biasanya. Pelita Tuhan belum padam, dan Samuel sedang berbaring di rumah Tuhan, tempat tabut Tuhan berada. Kemudian Tuhan memanggil Samuel. Samuel menjawab, "Di sinilah aku." Lalu, ia berlari kepada Eli dan berkata, "Ini aku, engkau memanggil aku." Tetapi Eli menjawab, "Bukan aku yang memanggil, kembalilah dan berbaringlah." Maka pergilah Samuel dan berbaringlah ia. Sekali lagi, Tuhan memanggil, "Samuel!" Samuel pun bangun dan pergi kepada Eli dan berkata, "Inilah aku, Engkau memanggil aku." "Anakku," jawab Eli, "aku tidak memanggil; kembalilah dan berbaringlah."
Pada waktu itu Samuel belum mengenal Tuhan: Firman TUHAN belum dinyatakan kepadanya. Untuk ketiga kalinya TUHAN memanggil: "Samuel!" Samuel pun bangun dan pergi kepada Eli dan berkata: "Inilah aku, Engkau memanggil aku." Kemudian Eli menyadari bahwa Tuhan memanggil anak itu. Lalu Eli berkata kepada Samuel: "Pergilah dan berbaringlah, dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, ya TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan berbaringlah ia di tempatnya.
Tuhan datang dan berdiri di sana, memanggil seperti pada waktu-waktu sebelumnya, "Samuel! Samuel!" Samuel menjawab, "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengarkan."
Pernahkah Anda merasakan sedikit dorongan di dalam hati Anda? Bisa jadi itu adalah Allah yang sedang berbicara! Seperti Samuel, kita perlu mendengarkan ketika Tuhan memanggil. Dia mungkin meminta kita untuk menolong orang lain, seperti Ester menolong bangsanya. Tenangkanlah hatimu hari ini, dan mintalah Tuhan untuk menuntunmu.
Allah berbicara kepada Samuel ketika ia masih seorang anak kecil, dan Samuel mendengarkan. Pada awalnya ia tidak sepenuhnya mengerti, tetapi dengan bantuan Eli, ia belajar mengenali suara Tuhan. Seiring berjalannya waktu, Samuel tumbuh menjadi seorang Juara yang kuat bagi Tuhan, membimbing orang lain dan membagikan pesan-Nya.
Anda juga dapat mendengar Tuhan! Seperti Samuel, luangkanlah waktu untuk berdoa dan berdiam diri, meminta Tuhan untuk berbicara. Dia mungkin berbicara kepada Anda melalui ayat Alkitab, pemikiran yang terasa benar, atau perkataan seseorang yang baik. Ketika Anda mendengarkan dan taat, Tuhan dapat menggunakan Anda dengan cara yang luar biasa untuk menolong orang lain dan membagikan kasih-Nya.
Ingatlah, sama seperti Samuel, Tuhan memiliki rencana besar untuk hidup Anda - Dia berbicara untuk membimbing dan mempersiapkan Anda untuk membuat perbedaan!
Aktivitas Kelompok Kecil yang Menyenangkan: Mainkan 'Chinese Whispers' di mana seseorang membisikkan kalimat pendek kepada orang di sebelahnya, kemudian kalimat tersebut disampaikan secara diam-diam di sekitar kelompok. Orang terakhir mengungkapkan apa yang mereka pikir telah mereka dengar.
Action Point: Tanyakan kepada keluarga atau teman Anda apakah mereka pernah mendengar suara Tuhan. Bicarakan tentang bagaimana Anda dapat mendengarkan Dia sendiri atau bersama-sama.
Juara Kehidupan Nyata: Pada tahun 2017, Jayden Perez yang berusia 8 tahun dari New Jersey merasa terdorong untuk membantu anak-anak yang terkena dampak Badai Maria di Puerto Rico. Dia mengorganisir pengumpulan mainan, mengumpulkan lebih dari 1.000 mainan untuk mereka yang membutuhkan.